Wednesday, 1 August 2012

KABUT HITAM


Ketika mentari tlah kembali ke peraduannya
Gontai ia berjalan
Menapaki suramnya kehidupan
Sesaat ia menoleh ke belakang
Yang ada hanyalah kabut hitam

Senyum pedih terkembang
Sayup ombak samar terdengar
“hooeeeeee” teriaknya pada langit
Namun tak ada jawaban

Ia berjalan semakin cepat
Semakin cepat
Sendirian
Tidak ada orang bersamanya

Ia berlari
Kabut hitam semakin mendekat
Mendekat
Ia berlari berlari dan terus berlari
Sekencang-kencangnya
Dan
Terjatuh
Hilang ditelan kabut hitam

No comments:

Post a Comment