Saturday, 6 February 2016

[PUISI ABSTRAK] Terima Kasih Semesta



Sepedih perih sepedih perih
Merintih bersama angin malam

Bersama angin malam ku titipkan sejuta salam kepada semesta
Semesta tahu akan apa yang hambaNya maksud

Ribuan mil lautan membentang melintasi berbagai macam belahan dunia
Bersama daratan menyeimbangkan keadaan
Saling mengimbangi satu sama lain
Tak pernah ada dusta diantara mereka

Rasa ini terbang begitu saja melewati perbukitan
Melewati ribuan mil lautan
Atau bahkan jutaan hati umat manusia

Bertahtakan mahkota emas menyeruak api keganasan dunia
Melewati jahanamnya panas asmara
Mengalun bersama lantunan ayat-ayat kearifan lokal

Terima kasih semesta




*TIDAK SEMUA KARYA MERUPAKAN PERASAAN ASLI PENULIS.

No comments:

Post a Comment